Friday, November 3, 2017

Judulnya panjang bener ya? Hahaha. Halo lama nggak nulis review produk skincare. Kali ini aku mau review krim sore dari klinik kecantikan rumah sakit swasta di Kudus. Namanya lengkap kliniknya adalah Klinik Kosmetik Medik Griya Cantik Esther RS Mardi Rahayu Kudus. Wkwkwkw.

Ruang Perawatan - Facialnya lumayan kok
Btw kok krim sore ya? Hahaha, bukan krim malam. Jadi dipakainya habis mandi sore.

Nah krim sore ini sebenernya punya Bojo, tapi kerena lagi hamil ya akhirnya nggak terpakai, disuruh stop sama dokter. Daripada dibuang sayang, mending aku pakai. Irit. Maklum pengeluaran rumah tangga boros sekali. Ini kehamilan pertama dan mahal karena harus terapi antibiotik, kapan-kapan aku share. Nak kamu kok boros sekali. Huhuhu. Semoga besok sehat dan ganteng seperti Papah ya? Hahaha.

Krim ini punya kode GL, kata Bojo ini artinya glowing. Dari kemasannya sama dengan krim racikan begitu. Sederhana banget, cuma cup kecil dengan tutup hijau polos dan ditempel stiker kode. Tapi karena dapet dari klinik rumah sakit, aku nggak takut pakai.

Dari tekstur dan bau. Krim ini sedikit mengingatkanku pada Glycore dan Melanox. Warnanya putih mutiara. Kalau dipakai awalnya sedikit berat tapi nanti lama-lama diserap baik. Karena disimpan di kulkas jadi enak, dingin. Ini memang diminta apoteker klinik buat disimpan di kulkas.

So far, cocok. Nggak komedoan, minyak di wajah wajar. Dan bagusnya setiap habis cuci muka pagi kulit jadi lembut. Apakah jadi glowing? Belum tahu bedanya karena cuma pakai sisa. Ini sudah sekitar dua minggu. Yang penting baik-baik saja dan hasilnya memang tidak instan.

Mungkin kalau aku pakai paket lengkap mulai dari facial, serum, dll hasilnya lebih kelihatan.  Aku sendiri hanya pakai krim sore dan sunblock. Dan sunblocknya menurutku OK. Sekarang nggak pernah stok sunblock lain seperti wardah atau skin aqua. Biar irit juga. Hehehe.

Memang Bojo cocok di klinik ini. Pernah aku share tentang treatmen laser yang dia lakuin. (Baca : Pengalaman Menghilangkan Bopeng Jerawat

Dulu Bojo pernah break out parah akibat krim gaje. Bahkan bekasnya ngeri. Setelah di klinik ini, dia jarang jerawatan lagi, dan bekas jerawatnya mulai samar. Dia sempat bertualang ke berbagai macam klinik dan dokter, dan satu-satunya klinik yang krimnya nggak bikin ketagihan ya cuma di Griya Cantik Esther ini. Dia udah stop pakai krim 5 bulan, wajahnya nggak kering. Beda sama waktu dia di Natasha. Waktu dia dinas luar kota satu minggu, krimnya habis nggak sempet beli. Nah kulitnya jadi kasar dan berbintik-bintik kecil. Ngeri dah. Semoga Natasha berbenah ya.

Sekian dulu, untuk foto produk tunggu update ya bro. Ini aku nulis di sela-sela kerja. Haha.


Suka artikel ini? Klik dan bagikan via

FacebookGoogle+LineTwitterWhatsapp
Next
This is the most recent post.
Previous
Older Post

0 comments:

Post a Comment

Yang sabar ya, komennya ntar muncul kalau sudah aku approve.